Welcome to Yessy's Blog!

Good Articles, Indeed Site
Follow Me

Macam-macam Makanan Pokok Di Berbagai Negara



By  yessy     Saturday, September 07, 2013    Labels: 
MASYARAKAT Indonesia tercatat sebagai pemakan nasi yang paling tinggi di dunia. Sampai-sampai pemerintah kesulitan membatasi konsumsi nasi yang berasal dari beras ini.
Belum kenyang kalau belum makan nasi hanyalah sebuah sugesti. Buktinya, beberapa negara menjadikan jagung, gandum, sagu, dan singkong sebagai makanan pokoknya. Yuk, kita intip makanan pokok di beberapa negara di dunia.

1. Mesir: Isy
Isy ialah makanan pokok bagi penduduk Mesir. Isy berbentuk seperti roti, bulat, dan terbuat dari gandum. Rasanya seperti roti tawar, hanya lebih padat dan seratnya lebih terasa. Isy biasanya dimakan bersama ayam panggang, daging kambing, atau ikan. Cara makannya sama saja dengan makan roti. Isy dicelupkan dalam saus lalu dimakan bergantian dengan lauk. Tidak perlu sendok dan garpu. Sekali makan, orang Mesir bisa menghabiskan 3—4 potong isy. Jika sudah ada nasi, isy pun masih tetap dihidangkan.

2. Brasil: Singkong
Singkong atau cassava mulanya memang merupakan makanan pokok penduduk Brasil. Tapi kini mulai populer di beberapa negara Amerika dan Afrika. Singkong, yang juga dikenal sebagai ketela pohon atau ubi kayu, adalah pohon tahunan tropika dan subtropika dari keluarga Euphorbiaceae. Umbinya dikenal luas sebagai makanan pokok penghasil karbohidrat dan daunnya sebagai sayuran.
Di Brasil singkong dimasak dengan berbagai cara dan banyak digunakan pada berbagai macam masakan. Biasanya direbus untuk menggantikan kentang dan pelengkap masakan. Tepung singkong dapat digunakan untuk mengganti tepung gandum, dan baik untuk pengidap alergi.

3. Afrika: Ketela
Di Nigeria ketela dimasak dalam berbagai variasi. Beberapa variasi masakan berbahan dasar ketela yang biasa dimakan warga Nigeria yakni isu (ketela rebus pedas) dan iyan (ketela tumbuk).

4. India: Kacang-kacangan
Makanan pokok orang India adalah atta (tepung gandum utuh), berjenis-jenis kacang, dan beras. Jenis kacang yang paling populer adalah adalah masoor (lentil), chana (kacang arab), toor (kacang gude), urad (kacang hitam), dan kacang hijau. Kacang-kacangan dapat digunakan utuh, dikupas, dibelah dua setelah dikupas (disebut dal), atau kacang arab yang dihaluskan menjadi tepung (besan).

5. Meksiko: Jagung
Tepung jagung adalah bahan dasar bagi banyak makanan pokok Meksiko. Dari tepung jagung lahir taco, burrito, tortilla, tamales, dan quesadilla. Meksiko mengenal bermacam-macam tepung jagung. Pasalnya negara yang bertetangga dengan Negeri Paman Sam itu memiliki beragam jagung. Selain jagung kuning, ada jagung biru, jagung merah, dan jagung putih. Jagung biru sering dijadikan bahan dasar bagi quesadilla.

Nah, bagaimana dengan Indonesia? Selain nasi, apalagi makanan pokok yang dikonsumsi penduduk Indonesia?
Makanan pokok orang Indonesia pada umumnya memang nasi. Masyarakat yang terbiasa mengonsumsi nasi sebagai makanan pokok yakni penduduk di wilayah Indonesia bagian barat, seperti Pulau Jawa dan Sumatera. Namun, selain nasi, makanan pokok Indonesia yang lain adalah sagu dan jagung yang biasanya dapat ditemui di wilayah bagian timur Indonesia, seperti Irian Jaya, yang dominan dengan sagunya dan Sulawesi yang dominan dengan makanan menggunakan jagung. Berikut keterangan kandungan gizi tiga makanan pokok masyarakat Indonesia.

Nasi
Nasi adalah beras yang telah direbus dan ditanak. Selain dikonsumsi masyarakat Indonesia, nasi juga dimakan sebagian besar penduduk Asia sebagai sumber karbohidrat utama dalam menu sehari-hari.
Nasi sebagai makanan pokok biasanya dihidangkan bersama lauk sebagai pelengkap rasa dan juga melengkapi kebutuhan gizi seseorang. Nasi dapat diolah lagi bersama bahan makanan lain menjadi masakan baru, seperti pada nasi goreng, nasi kuning, atau nasi kebuli. Nasi bisa dikatakan makanan pokok bagi masyarakat di Asia, khususnya Asia Tenggara.

Sagu
Sebagai sumber energi, sagu setara dengan beras, jagung, singkong, kentang, dan tepung terigu. Sagu dapat dijadikan pangan potensial sumber karbohidrat karena kandungannya cukup tinggi, yaitu 84,7 gram/100 gram bahan.
Sayangnya, sagu termasuk bahan pangan yang sangat miskin akan protein. Kandungan protein tepung sagu hanya 0,7 g/100 g, jauh lebih rendah daripada tepung beras, jagung, dan terigu. Jika ditinjau dari kadar vitamin dan mineral pun, sagu memiliki kadar yang lebih rendah jika dibandingkan dengan bahan makanan pokok lainnya.
Karena potensi gizi sagu yang tidak selengkap dan sebaik bahan makanan pokok lain, sagu harus dikonsumsi bersama-sama dengan bahan lain yang lebih baik kadar gizinya. Konsep diversifikasi konsumsi pangan seperti itulah yang telah dipraktekkan masyarakat tradisional Maluku dan Papua. Mereka mengombinasikan sagu dengan ikan (sebagai sumber protein) dan berbagai sayuran (sebagai sumber vitamin, mineral, antioksidan, dan serat pangan).

Jagung
Walaupun pada masa lalu sebagian masyarakat kita menggunakan jagung sebagai bahan pangan pokok, kini lebih banyak digolongkan sebagai sayur, camilan, dan diolah menjadi lauk. Bila dilihat lebih saksama, nilai gizi jagung tidak kalah dari nasi. Dalam 100 gram beras terkandung energi sebesar 360 kalori atau setara dengan energi pada jagung. Kandungan karbohidrat jagung sebagian besar juga terdiri atas pati sehingga dapat mengenyangkan.
Selain ketiga makanan pokok itu, sebenarnya ada beberapa makanan lain yang dinilai berpotensi menjadi pilihan sebagai makanan pokok masyarakat Indonesia, yakni kentang, papeda, umbi garut, talas, singkong, beras meras, sohun dan bihun, roti gandum, serta mi.

About yessy

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Maecenas euismod diam at commodo sagittis. Nam id molestie velit. Nunc id nisl tristique, dapibus tellus quis, dictum metus. Pellentesque id imperdiet est.

No comments:


IBX5A4EF4F31DE2D